Analisa Koin

Apa itu Bitcoin Cash atau BCH

Aapa sebenarnya Bitcoin cash atau BCH ini, dan apa yang membedakannya dengan Bitcoin?

Definisi Bitcoin Cash

Definisi Bitcoin Cash berdasarkan situs resminya sendiri adalah sebagai uang tunai elektronik peer-to-peer (P2P) yang sepenuhnya terdesentralisasi, tidak melibatkan bank sentral, dan tidak membutuhkan bantuan pihak ketiga dalam hal operasional.

Definisi Bitcoin Cash ini lebih ditekankan pada uang tunai elektronik P2P. Hal ini dilakukan sesuai dengan tujuan utamanya yaitu kemudahan melakukan transaksi dengan biaya rendah dan konfirmasi cepat.

Sejarah Munculnya BCH

Bitcoin sendiri memiliki berbagai variasi termasuk di antaranya adalah Bitcoin Cash (BCH). Proses kemunculan BCH merupakan salah satu peristiwa menarik sepanjang sejarah Bitcoin sendiri.

BCH merupakan mata uang kripto yang lahir karena proses Hard Fork di jaringan Bitcoin. Pada bulan Mei tahun 2017, proses transaksi Bitcoin membutuhkan waktu yang sangat lama untuk diselesaikan. Biaya melakukan transaksi juga menjadi jauh lebih mahal dari sebelumnya, yaitu sekitar $5 untuk setiap transaksinya. Untuk mempercepat jalannya transaksi, pengguna dapat membayar biaya tambahan yang mencapai hingga $28. Lambatnya proses transaksi serta besarnya biaya transaksi yang harus dibayarkan menjadi sebuah konflik tersendiri.

Untuk mengatasi permasalahan ini, muncul 2 pilihan. Pilihan pertama adalah meningkatkan ukuran blok Bitcoin, dan pilihan kedua adalah menciptakan lapis ke dua dalam bentuk Lightning Network. Perbedaan pendapat yang tidak juga mencapai titik temu memicu terjadinya hard fork berupa penciptaan koin baru yang dianggap memiliki kelebihan dibanding Bitcoin yang diberi nama Bitcoin Cash.

Proses upgrade protokol jaringan Bitcoin ini disebut User Activated Hard Fork (UAHF). Proses ini resmi terjadi pada tanggal 1 Agustus 2017. Pada masa itu, semua pemilik Bitcoin mendapatkan Bitcoin Cash dalam jumlah yang sama.

Bitcoin Cash memiliki ukuran blok yang lebih besar yaitu 8 MB dengan tujuan untuk mengatasi kemacetan transaksi dan membuat proses transaksi berjalan lebih cepat. Hal ini membawa kekhawatiran tersendiri bagi beberapa pihak yang menganggap bahwa ukuran blok yang lebih besar akan lebih rentan terhadap sentralisasi pertambangan. Namun, pihak-pihak yang mendukung terciptanya BCH menepis kekhawatiran tersebut dengan mengatakan bahwa penerapan teknologi berbasis Moore’s Law dalam BCH akan mencegah terjadinya sentralisasi penambangan koin BCH.

Perbedaan BCH dan BTC

BCH merupakan varian dari BTC (Bitcoin), dan memiliki beberapa perbedaan yang sangat signifikan. Perbedaan-perbedaan BCH dan BTC ini terletak pada:

1. Ukuran blok

Ukuran blok BCH mencapai 8 MB, sementara BTC sendiri jauh lebih kecil dari itu yaitu hanya sebesar 1 MB.

2. Segwit

Segwit (Sepregated Witness) merupakan salah satu fitur pada BTC yang berkaitan dengan kapasitas transaksi. Pada BCH sendiri fitur Segwit ini sendiri ditiadakan. Hal ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kecepatan transaksi itu sendiri.

3. Fitur percepatan dengan biaya tambahan

BTC sendiri memiliki fitur yang memungkinkan para pengguna untuk mempercepat proses transaksi dengan cara membayar biaya tambahan. Dalam BCH sendiri, fitur ini juga ditiadakan. Kecepatan transaksi akan berjalan sesuai dengan sistem yang telah ditetapkan tanpa perlu membayar biaya tambahan.

4. Perlindungan terhadap Replay dan Wipeout

BTC belum memiliki fitur yang dapat melindungi diri dari serangan Replay dan Wipeout, sementara BCH sudah dilengkapi dengan fitur ini.

Walaupun keduanya mengusung nama Bitcoin, BTC dan BCH adalah dua mata uang kripto yang berbeda dan independen. Artinya, para pengguna tidak dapat mengirim BCH ke BTC dan begitu juga sebaliknya.

Keunggulan dan Kekurangan BCH dibandingkan BTC

Diantara berbagai varian Bitcoin yang ada di pasaran saat ini, BCH dianggap lebih unggul. Keunggulan dari BCH apabila dibandingkan dengan BTC adalah:

  • Transaksi yang lebih cepat

Salah satu faktor pendorong diciptakannya BCH adalah keinginan untuk mempercepat proses transaksi. Apabila dibandingkan dengan BTC, kecepatan transaksi BCH jauh lebih cepat. Pihak BCH mengklaim bahwa proses transaksi dapat dilakukan hanya dalam beberapa detik dan mendapat konfirmasi dalam beberapa menit.

  • Faktor keamanan

Proses upgrade protokol  yang dilakukan saat menciptakan BCH juga melibatkan berbagai fitur perbaikan yang membuat BCH jauh lebih aman. Salah satunya adalah peningkatkan enkripsi BCH menjadi X11. Hal ini membuat jaringan Bitcoin Cash menjadi lebih stabil, sehingga apabila terjadi Hard Fork, maka transaksi tetap dapat dilakukan.

  • Biaya transaksi rendah

Bitcoin Cash ingin memberdayakan pedagang dan para pengguna dengan cara menerapkan biaya transaksi yang rendah. Biaya transaksi untuk pengiriman uang ke seluruh dunia hanya beberapa sen saja.

  • Anti serangan Replay

Salah satu masalah terbesar yang melanda berbagai jenis mata uang kripto setelah terjadinya hard fork adalah serangan Replay. Serangan Replay adalah serangan dalam bentuk transmisi yang berulang-ulang. Catatan transaksi yang terjadi di satu blockchain akan diulangi kembali di blockchain lain secara terus menerus.

Serangan ini dapat membuat koin yang sama dipergunakan atau dikeluarkan berulang kali. Hal ini tentu saja akan merusak catatan supply yang ada dan mengganggu jaringan blockchain secara keseluruhan.

Perlindungan diri Bitcoin Cash dari serangan replay dilakukan dengan cara menggunakan algoritma sighash yang telah didefinisikan ulang. Dalam hal ini, BCH memperkenalkan cara baru dalam menandatangi transaksi. Fitur seperti ini tidak dapat ditemukan pada Bitcoin dan hal ini menjadi salah satu kelebihan dari BCH.

Riwayat Harga BCH

Riwayat harga BCH mengalami naik dan turun sepanjang perjalanannya,  serupa dengan berbagai mata uang kripto lainnya. Pada awal kemunculannya di bulan Agustus 2017, para pemilik Bitcoin juga mendapatkan Bitcoin Cash dengan harga $240, dan beberapa hari kemudian harga ini meningkat menjadi $500.

Ketidakyakinan beberapa pihak akan BCH sempat membuat harganya turun menjadi dibawah $300, dan sempat mengalami naik turun beberapa kali. Pada bulan November 2017, BCH berhasil mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan yaitu mencapai sekitar $1.800 dan naik lagi menjadi $3.600 di bulan Desember pada tahun yang sama.

Naik turunnya harga BCH kembali terjadi hingga pada bulan Mei tahun 2018, harga BCH tercatat menjadi $1.700. Harga Bitcoin Cash kembali turun dan pada bulan Agustus 2019, harga BCH tercata pada kisaran angka $300.

Berbagai peningkatan teknis dan pembaharuan di berbagai aspek telah dilakukan oleh pihak BCH untuk meningkatkan jaringan mereka. Beberapa peningkatan yang dilakukan adalah membuat side chain untuk kestabilan jaringan saat terjadi fork¸  meningkatkan kecepatan pembayaran yang lebih aman dan handal menjadi 3 detik, serta pemulihan SegWit untuk menambahkan skalabilitas jaringan.

Berbagai rencana pengembangan lain juga telah disiapkan oleh Bitcoin Cash untuk beberapa tahun kedepan mulai dari tahun 2020 hingga 2025. Dengan berbagai peningkatan ini, diharapkan nilai Bitcoin Cash akan terus meningkat dan mampu berada di jajaran 5 besar pasar mata uang kripto di seluruh dunia bersama dengan Bitcoin.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button